Iklan :

13 Agustus 2013

Warna dan Psikologisnya dalam Kemasan


Mana yang lebih sampai duluan ketika mata Anda melihat gambar diatas, warnanya atau bentuknya terlebih dahulu ?, setelah saya mencoba beberapa kali ternyata yang diterima oleh mata saya sebenarnya adalah warnanya dahulu baru bentuk. Memang terkadang kita bisa menyebutkan itu adalah satu kesatuan yang hampir tidak bisa dipisahkan, ketika kita melihat bentuk M berwarna kuning pada logo diatas, maka kita sudah bisa mengetahui, siapa pemilik logo tersebut dan apa kepanjangan dari logo tersebut. 

 Tapi ada satu hal yang memang patut kita fikirkan dalam menentukan warna yang kali ini saya ingin membahasnya. Warna yang akan saya bahas kali ini adalah warna yang menyangkut pada kemasan produk, dimana warna itu dapat menyentuh faktor psikologis dari manusia itu sendiri. 

1. Merah 

Warna merah melambangkan kekuatan dan kecepatan. Dan merah ini adalah bisa disimbolkan kepada salah satu warna yang paling berani. Kita ingat bukan, arti warna merah pada bendera kita ? 

Membuat sebuah produk menjadi menonjol didalam kompetisi. Warna merah banyak sekali digunakan untuk produk makanan dan Automotive. 

Warna merah terkadang berhubungan dengan seks, tulisan merah sering sekali digunakan untuk item hubungan orang dewasa. Selain itu warna merah adalah warna yang paling selaras dalam memberikan impuls.


2. Orange / Jeruk 

Oranye sering sekali dikaitkan dengan main-main dan kehangatan.  Ini juga merupakan vitalitas, itu mungkin dikarenakan namanya yang mirip dengan buah (jeruk). Seperti kita lihat produk yang terdiri dari buah jeruk ini sering sekali menggunakan warna oranye untuk kemasannya, menandakan bahwa identitas jeruknya diperkuat melalui warna oranyenya. 

Selain mengingatkan kita pada buah jeruk, warna oranye juga mengingatkan kita kepada sinar matahari yang hangat. Kesan fleksibel bisa kita dapatkan jika kita menggunakan warna oranye ini sendiri. Akan tetapi jika kita tidak bisa mengatur warna ini secara tepat maka kesan main-main akan timbul dari warna ini sendiri. 

3. Hijau 

Melambangkan alam dan lingkungan. Beberapa waktu belakangan ini warna hijau seperti mendapatkan perhatian khusus pada kemasan. Karena terkadang mereka ingin mengarahkan persepsi para calon konsumen mereka kepada pesan go green atau ramah lingkungan. 

Seperti halnya starbuck yang tetap memberikan warna hijaunya untuk mengajak para kosumennya sadar akan lingkungan. 

4. Hitam 

Dalam pemasaran, warna hitam sering dilambangkan dengan kecanggihan dan berkelas, meningkatkan persepsi nilai yang meningkat dan kualitas yang lebih tinggi. Dalam penelitian tertentu, warna hitam bisa menimbulkan impuls yang besar dalam niatan membeli. 

5. Putih 

Warna putih melambangkan kebersihan, sederhana dan kejernihan berfikir. Ini mendekatkan kita kepada kesan steril. Kita bisa lihat keberhasilan Steve Job dalam membuat design pada produknya dengan menggunakan warna putih. 

Kesederhanaan dari warna putih ini sering kali melahirkan persepsi sendiri pada benak konsumen Anda. Tahun ini sebagai contohnya, kalau kita melihat atau berjalan ke mall, maka kita akan banyak melihat mobil berwarna putih terparkir diparkiran mall tersebut. 

6. Biru 

Kenapa saya memasang warna biru kepada Fabian Studio itu dikarenakan biru ini melambangkan kepercayaan dan kehandalan. Kesan akrab juga bisa ditimbulkan oleh warna yang satu ini. Warna biru terang sering sekali dikaitkan dengan kreatifitas, dan pembaharuan (inovatif). 

Itu bisa kita lihat dengan logo-logo sumber energi yang sering sekali menggunakan warna biru dalam penerapannya. Selain itu pula, warna biru merupakan warna favorit saya setelah hitam. 


7. Kombinasi warna

Saya sering bahas pada tulisan-tulisan terdahulu saya pada kolom suplemen visual, bahwa saja mencampur banyak warna itu sangat baik jika memang Anda pandai mencampurkannya. Itulah kreatifitas yang akhirnya visual dapat berkata tanpa Anda menuliskan text. 

Dimana warna dapat menyampaikan perasaan yang kuat dalam membuat sebuah visual. Kombinasi warna ini sangat sering sekali kita temukan didalam karya-karya visual seorang designer. Kita bisa membuat sebuah kombinasi warna sesuai dengan kebutuhan yang kita perlukan dalam pembuatan visual. 


Mulailah merencanakan warna apa yang hendak Anda gunakan dalam produk Anda. Dan terkadang saya melihat sebuah produk sangat berenergi sekali dari warnanya, intensitas kehadiran produk itu sendiri, dan terus bergerak serta terdistribusi dengan baik. 

Gunakan warna yang baik untuk produk Anda, sesuai dengan semangat Anda membangun usaha Anda. Jangan ikut-ikutan tanpa dasar yang kuat, karena itu akan sangat mempengaruhi satu kesatuan dari pembuatan image Anda sendiri. 

Dan mari terus kreatif dalam mengeksplor sebuah karya untuk produk Anda. 




Salam Kreatif, 
Arie fabian -

Reaksi Tulisan :

0 comments:

Posting Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.