Iklan :

20 Juli 2012

Dualisme Pemikiran


Kali ini kita kembali disudutkan oleh dua keyakinan yang berbeda dalam hal penetapan dimulainya Puasa di bulan Ramadhan ini. Dimana jika kita melihat ada dua keyakinan besar yang berbeda pendapat. Muhammadiyah sudah menetapkan Puasa dimulaipada hari esok, yakni pada tanggal 20 Juli 2012, yang berarti sudah ada yang mulai tarawih pada malam ini. 

Pada beda pemikiran ini dilandaskan oleh dualisme pemikiran. Yakni pemikiran dengan Wujudul Hilal dan Rukyatul Hilal. Jika Muhammadiyah menggunakan Wujudul Hilal yang ditandai dengan munculnya bulan (Hilal) pada awal pertanda Ramadhan dimulai. Jika dengan Rukhiyatul Hilal menunggu Bulan (Hilal) berada pada ketinggian minimal 2 derajat. Setidaknya itu yang saya tonton di Jak TV hari ini bersama Mbak Rahma di Televisi. 

Dan saya memang baru kali ini ingin menyaksikan jalannya sidang Isbat yang dilakukan oleh Pemerintah. Ternyata memang begitu banyak elemen Islam di Indonesia ini. 

Dualisme perbedaan ini kerap terjadi di Indonesia kita ini. Dan yang lucunya jika sudah begini pasti ada saja Provokator yang selalu memanaskan suasana. Saling membuat teori yang menjatuhkan satu sama lain. Da saya yakin bila sudah begini pasti ulah oknum (kalau di tipi-tipi bilang mah).

Seperti ditempat saya perdebatan demi perdebatan terus saja masih dilaksanakan. Padahal semua sudah jelas, kalau mau puasa hari ini yah tinggal puasa, kalau tidak yah hari sabtu mulai puasanya, asal jangan hari minggu saja mulainya, agak bingung lagi tuh, ikut mana yah.

Memang sudah bukan barang baru tentunya, dimana jika sudah berdebat masalah agama sebuah bisa berbunyi. Membawa Ayat, Hadist bahkan sampai riwayat - riwayat segala, sampai bingung saya mengikutinya, karena kalau udah begini semua tampak benar.

Tindakan yang saya biasa lakukan adalah tinggal pulang aja, berasa gak kompeten menjawab pertanyaan yang ujungnya bertanya kalau saya ikut mana.

Kalau saya sih ikut Pemerintah saja, karena simple saja, kita memiliki pemimpin yang memang mengatur yang beginian. Kalau memang ternyata salah, tinggal pemimpin yang bertanggung jawab. Saya berasa umat dari bangsa Indonesia harus percaya dengan apa yang dikatakan oleh Pemimpin Bangsa ini.

Tapi bukan menyalahkan salah satu pihak, lagi - lagi saya tidak kompeten untuk mengetahui permasalahan ini.

Perbedaan lagi - lagi menguji kita untuk terus jalan bersama. Dimana salah satu resiko banyak kepala akan terjadi perbedaan. Tapi dengan adanya perbedaan sudah pasti negeri ini menjadi berwarna. Bahkan disinilah kita belajar menghargai satu sama lain.

Agamanya sama, Tuhannya sama, Nabinya juga sama, lalu kenapa harus ada perdebatan ?

Yah sudah tinggal jalankan saja keyakinan masing - masing. Tidak usah pakai diperdebatkan lagi, mau sekarang atau besok.

Lalu kita tinggal berharap, semoga ini bisa menjadi lebih baik dikemudian hari. Mari kita menghormati bagi sesama muslim yang sudah menjalani puasa dihari ini. Satu tujuan beda jalan maka jangan dipermasalahkan. Lebih baik kita terus rengkuh Ukuwah Islamiah kita agar dapat saling menghargai.

Selamat menjalankan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan ini bagi Muslim pembaca Blog saya. Kreatif boleh, tapi bukan berarti tidak puasa, tetep harus puasa dong.



Salam Kreatif,



@rie fabian
www.fabianstudio.biz

Reaksi Tulisan :

3 comments:

  1. selamat menunaikan ibadah puasa ta arie...mimi ikutan pemerintah jg nih heee

    BalasHapus
  2. selamat menunaikan ibadah puasa ta arie...mimi ikutan pemerintah jg nih heee

    BalasHapus
  3. Selamat menjalankan Ibadah Puasa ...

    @rie fabian
    www.fabianstudio.biz

    BalasHapus

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.