Iklan :

20 November 2011

Iklan Transit (Transit ad)


Iklan Transit (Transit Ad) adalah iklan yang menempel pada salah satu sisi kendaraan (depan, belakang, samping kiri dan kanan), membungkus seluruh badan kendaraan (Bus Wrap), atau di ruang penumpang. 

Yang biasa digunakan untuk jenis iklan ini adalah sarana-sarana transportasi umum, seperti bus-bus didalam kota maupun luar kota, juga truk-truk kontainer dan sejenisnya yang melintas keberbagai kawasan.

Jenis usaha yang cocok untuk iklan transit adalah bisnis-bisnis yang costumer base-nya luas dengan anggaran yang lumayan besar. 

Berapa besar biayanya ? Masyarakat periklanan luar ruang Indonesia enggan berkomentar tentang persoalan ini. Sikap ini mengindentifikasikan belum adanya ketentuan baku yang bisa berlaku umum diantara para pemain. Namun ada segelintir pemain Outdoor Indonesia yang sedikit membuka anggaran biaya untuk Transit ad ini, seperti pada postingan saya dibawah ini. 

Jika kita bandingkan dengan Amerika tarif  transit ad berkisar antara USD 500 hingga USD 4.000 perbulan. Namun, pada prinsipnya, besarannya bergantung pada apakah anda membeli bus sign eksterior dan interior atau membungkus bagian luar kendaraanya saja. 

Siapa pihak yang bermain dalam hal ini ?, yang pertama adalah para pemilik bus yang bersangkutan. Pajak untuk untuk pemerintah setempat, Produksi material, dll. 

Bagaimana cara kerja iklan ini ? 

Jenis iklan transit yang paling familiar adalah iklan-iklan yang ditempatkan pada bagian luar, atau sebelah dalam bis menyampaikan pesan kepada para penumpang, para pejalan kaki dan orang-orang yang melintas di sekitarnya. Iklan jenis ini sangat efektif untuk membangun citra produk/servis karena kendaraan-kendaraan ini selalu mobile (bergerak terus menerus). 

Belakangan ini kita semakin banyak melihat kendaraan umum yang memanfaatkan peluang ini, salah satunya sering kita lihat pada bagian badan bus-bus yang melintas di Jakarta. Sticker yang menempel atau membungkus sebuah kendaraan umum, namun belum banyak yang pengiklan yang memanfaatkan bagian dalam bus. 

Bukan tanpa alasan para advertiser belum menggunakan bagian dalam pada bus, itu dikarenakan interior sign pada kendaraan umum dianggap belum bisa menjadi pusat informasi yang baik bagi penumpangnya sendiri. Satu hal yang hampir bisa dipastikan Bus-bus dalam kota selalu over capacity dampaknya tulisan untuk interior sign dalam bus tidak akan bisa maksimal terlihat, dan yang kedua seberapa sering kita ingin melihat lama didalam bis jika kita berpergian cukup lama ? Pasti kita akan memejamkan mata begitu sampai didalam bus, iya kan ? 

Maka Transit ad pada saat sekarang masih sering menggunakan bagian luar kendaraan dibandingkan dengan bagian dalamnya sendiri. 

Beberapa tips untuk menggunakan Iklan Transit : 

1. Hubungan agensi pembuat iklan transit untuk menjajaki kemungkinan bis-bis yang anda pergunakan melintasi rute-rute tertentu, sesuai dengan target merket iklan anda. 

2. Kalau anda mempertimbangkan iklan transit media utama promosi anda, perluas cakupan iklan dengan memasang iklan anda pada bis-bis yang keberangkatannya bisa dijadwalkan pada jam-jam tertentu. Misalnya, Jam-jam sibuk pada pagi dan sore hari, atau pada saat jeda siang hari jelang makan siang. 

3. Perkuat iklan transit anda dengan iklan-iklan billboard konvensional yang berjejer diseputar jalan raya yang dilewati bis-bis tersebut yang mengusung pesan iklan anda. Dengan cara ini, anda menggoda audiens dengan dua senjata, yaitu iklan transit dan billboard, pada jam yang bersamaan. 



Salam kreatif, 


@rie fabian 

Reaksi Tulisan :

0 comments:

Poskan Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.