Iklan :

20 Februari 2011

Belajarlah berfikir dinamis


Jika anda merasakan kegagalan pada saat anda membuat rencana dan tidak dapat terwujud dengan sempurna apakah anda akan berhenti membuat rencana ??

Bagi saya itu proses anda belajar dalam berkenalan dengan rencana. Dimana rencana itu selalu bisa jadi nyata atau blur sama sekali tidak kunjung datang. Apakah ini salah ? menurut saya tidak ada yang salah dengan membuat rencana. Jika tidak sekarang nanti, lusa atau bulan, tahun, abad depan. 


Namun seberapa lama anda ingin mengejar rencana anda sesungguhnya hanya anda yang mengetahui hal tersebut. Loh bagaimana dengan rencana yang selalu saya kejar dan saya impikan yang dinamakan dengan cita - cita ?

Cita - cita untuk masa depan sedangkan rencana biasanya untuk saat esok dan lusa. Cita - cita merupakan end Point dari sebuah rencana - rencana yang anda buat.Sayang kita selalu didoktrin sama orang tua dan guru kita untuk membuat cita - cita yang diinginkan beliau. Terkadang pada saat kecil kita dipaksa dan diarahkan untuk menyebutkan jika kita besar nanti harus jadi dokter. Namun sang anak tidak diberi informasi yang cukup tentang dokter itu apa. 


Inilah yang selalu bias dalam kita membuat cita - cita dari rencana - rencana yang telah kita susun. hidup tak ubahnya seperti tentara sedang berperang mencapai kemenangan. Jika anda hanya menyusun 1 rencana maka anda hampir bisa dipastikan akan menempuh kegagalan - kegagalan. Banyak yang menghilangkan bagaimana kita menyusun rencana yang berkesinambungan dalam mencapai sebuah cita - cita. Inilah masalah yang sangat vital untuk kelangsungan sebuah rencana. 


Rencana yang berkesinambungan adalah sebuah rencana yang dibuat untuk 4 atau 5 langkah kedepan. 5 langkah kedepan berarti mempunyai 5 cabang rencana kembali dan seterusnya. Inilah yang saya sebutkan pemikiran dinamis, dimana pemikiran dapat mengelastiskan kegagalan dan membuat kegagalan menjadi sebuah salah satu option dari 5 langkah kita mulai.

Kegagalan menjadi rencana ?
Yah... benar sekali kegagalan bisa dimasukan menjadi sebuah rencana yang akan kita lakukan, kerena setiap rencana pasti mempunyai peluang gagal maka kita harus hitung sebagai bagian dari rencana. Dinamis itu tanpa sudut, jika memang demikian seharusnya kita berfikir fleksibel tanpa terkena sudut pemikiran dan terjebak oleh sudut - sudut pemikiran tersebut. Dari 5 rencana itu maka mempunyai 5 kegagalan namun juga mempunyai 5 peluang keberhasilan.

Jadi .... yah semua mempunyai peluang yang berimbang. Jika berfikir sedinamis ini maka anda tidak akan tersudut oleh satu kegagalan. Anda akan melingkari kegagalan tersebut karena anda berfikir dinamis. Apakah langsung berhasil ? " Belum tentu"

Dari pemikiran yang sudah dibuat oleh jaman kita dahulu dengan sudut - sudut pemikiran yang agak kaku kita agak susah memikirkan pola berfikir yang dinamis. Tapi saya yakin anda akan cepat beradaptasi karena dunia sekarang ini membutuhkan pemikiran - pemikiran yang dinamis tanpa sudut - sudut kekakuan yang sudah ditanamkan. 


Pergerakan kemajuan dari semua era baik dari tekhnologi sampai dengan informasi sudah mengharuskan kita untuk berfikir dinamis. Tidak putus asa merupakan salah satu contoh anda berfikir dinamis. Tidak cepat mengatakan I Give Up ... itu merupakan salah satu pemikiran dinamis. karena anda sudah mengetahui kegagalan itu tetap ada.

Untuk menyongsong hidup agar lebih baik kembali mari kita saling berfikir dinamis, percayalah semua pasti mempunyai jalan keluar. Mari berfikir dinamis.



Salam Kreatif,








@rie fabian 

Reaksi Tulisan :

0 comments:

Posting Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.