Iklan :

6 Juni 2012

Tuhan Selalu Memantaskan Wadahnya


Fabian membeli mesin tanggal 3 Juni 2012, Lalu 4 Juni 2012 mereka mendapatkan kerjaannya. Bukan banyak atau sedikit kerjaannya, tapi memang saya berasa DIA memang memantaskan tempatnya. Memantaskan usaha UmatNYA dan juga selalu memberikan harapan bagi sebuah usaha.

Ini memang kerjaan pertama untuk mesin yang baru saja dibelinya. Mereka (Fabian Studio) sumringah tertanda harapan baru dimulai. Yah ujian pasti ada tentunya, tinggal kita yang menilai sendiri akhirnya. Tidak menyerah, itu tandanya orang hidup, terus berusaha itu adalah sebuah upaya dalam meraih kepantasan hidup, berlaku untuk semua makhlukNYA.

Saya percaya hidup ini pasti indah, dan indahnya itu dikarenakan selalu adanya dua katup pada saat bersamaan, negatif - positif, siang - malam, ada - tidak ada, kosong dan isi. 

"Jika ingin terisi, kosongkan dulu semuanya", Sebuah wejangan yang hampir 3 tahun ini baru terjawab. 

Ingin mendapatkan sesuatu, maka kita harus menghilangkan sesuatunya terlebih dahulu agar kita dapat melihat sesuatu yang kita inginkan. Harus merasakan kosong baru bisa terisi, membingungkan memang. Satu tapi banyak dan banyak tapi satu. 

Indah memang PR - PR dari sang guru tentang kehidupan ini, mereka hampir bisa dikatakan tidak berambisi tapi semuanya memang terlihat baik-baik saja. Sedangkan yang berambisi selalu terlihat tidak baik dan ending ceritanya ada yang tidak tercapai, karena yang diingikan kemauanya bukan kemauan alam semesta ini. 

Saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu ada orang yang berbicara kepada saya bahwa saya tidak realistis, dimana mereka katakan apa yang saya lakukan itu gila. Bersanding Freelance untuk designer dan mengharapkan margin yang tidak seberapa dari hasil produksi, loh memangnya ada yang salah ? 
Setidaknya itu jawaban saya kepada orang tersebut. 

Buat saya yang terpenting adalah usahanya aja dulu, jangan permasalahkan kantornya dulu. Rezeki itu ada yang mengatur, bukan kantornya dimana. Memang kebanyakan orang yang melihat permasalahan ini sudut pandang saya memang bertolak belakang dengan kebanyakan orang, yang ingin duduk dibangku yang empuk, berada diruangan ac dan selalu berharap bisa seperti layaknya orang bekerja, Padahal menurut saya bekerja bisa dimana saja.

Dan saya bahkan tidak menganjurkan siapapun untuk meniru jalan fikir saya, adik-adik, saya haruskan untuk bekerja dikantor seperti orang kebanyakan. Karena saya tahu persis jalan ini memang penuh likunya, jadi lebih baik timba dulu ilmu yang banyak disebuah ruangan ber AC baru nanti bertemu bertempur bersama saya, bila di izinkan oleh Sang Maha Kuasa (jodoh). 


Seiring dengan banyaknya kesalahan yang saya lakukan saya terus belajar dan belajar. Mencoba menimba ilmu dimana-mana, mendengar cerita sukses dari kawan-kawan, membaca biografi dari orang-orang yang telah melewati masa seperti ini merupakan satu dimensi yang sangat berharga untuk orang seperti saya ini. 

Saya senang akhirnya mereka (fabian studio) bisa maju dengan atau tanpa saya. Mereka sudah bisa terus berkembang baik dari pemikiran dan yang lainnya. Cuma satu titip saya, bantulah orang sekitar minimal bisa mempekerjakan mereka, karena sejatinya kita hidup hanya untuk bermanfaat bagi orang lain. Tidak ada yang yang lain, itulah tugas seorang Makhluk dimuka bumi ini. 

Kelihatan manusia yang paling susah dalam berbagi, karena jika makhluk itu adalah tumbuhan mereka dengan mudah berbagi, menyumbangkan sebagian nyawanya untuk kita makan, begitupun dengan Binatang. Tapi dengan manusia kasusnya menjadi berbeda, karena kita memiliki akal maka yang timbul adalah mengakal-akali orang, bukannya membantu sekitarnya. 

Semoga kita semua dalam lindunganNYA, selalu saja berdoa dan berusaha, agar ini merupakan kerjaan pertama dan selanjutnya, bukan yang terakhir. 

Maju terus ken ... 



Salam Kreatif, 



@rie fabian 




Reaksi Tulisan :

4 comments:

  1. Makasih mas ...


    @rie fabian
    www.fabianstudio.biz

    BalasHapus
  2. Setuju Mas Bro,
    melangkah menuju keberhasilan dgn bisa berbagi kpd orang lain, akan lebih nikmat rasanya

    BalasHapus
  3. Iya ... itu aku setuju bener ...
    Kita memang harus saling berbagi bro ..


    salam Kreatif,
    @rie fabian
    www.fabianstudio.biz

    BalasHapus

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.