Iklan :

6 September 2011

Designer harus banyak mendengarkan


Seorang designer harus mampu mendengarkan apa yanga ada disekitarnya. Peka terhadap perubahan, peka terhadap sosial, budaya dan bahasa. Ini adalah modal dasar satu pendalaman materi dalam membuat konsep-konsep design. 

Bilamana pergerakan satu budaya sangat enak untuk kita jadikan sebuah konsep. Cari topik yang memang benar-benar happening untuk kita bangun menjadi konsep. Tapi selalu diingat, menaburkan sesuatu kedalam artwork anda itu sama dengan anda mengerti permasalahannya.

Jangan hanya sekedar ikut-ikutan saja. Just Happening Artwork, tapi tidak mengerti apa yang terjadi sesungguhnya. Pembicaraan-pembicaraan ini tidak hanya bisa kita dapat lewat media televisi saja, yang saya mengerti kadar orang menonton tv sudah sangat jarang sekali. 

Semua itu bisa kita baca didalam satu artikel, news portal, dsb. Selain itu kita bisa mendengar perkembangan update berita lewat radio, e radio misalnya (radio yang di online kan). Ini memang pertanda designer harus mengerti masalahnya. 

Karena jika kita melihat satu perkembangan dunia marketing yang sudah memasuki era 3.0 (social media marketing), maka kita memang harus bisa memberikan konsep yang memang benar-benar mampu mengambil perhatian dari audience. 

Karena jika kita berbicara sekarang, dimana televisi sudah dianggap tidak sekomersial dulu kala, yang ditandai orang lebih lama duduk didepan komputernya dibanding didepan tv. Ditambah lagi dengan remote televisi yang hampir ada disetiap televisi, menandakan iklan ditelevisi sudah tidak begitu efisien. 

Apa hubungannya remote dengan iklan ? he he he. Jika memang setiap tv memiliki remote itu pertanda dia dapat mengganti chanel pada saat tayangan iklan berlangsung. Yang masih sangat efektif sekarang adalah iklan pada saat jeda pertama kali dalam satu program televisi, itu masih ada kemungkinan tertonton secara tidak sengaja, walaupun hanya taglinenya saja (1 detik pertama penting jadinya). 

Nah sekarang berarti peranan iklan pada dunia online sudah sangat diperhitungkan oleh clien. Nah sayangnya pada media internet iklan dalam satu halaman bisa terjadi banyak iklan. Yah kalau memang anda mempunyai budget yang besar yang bisa blocking satu halaman website sih tidak jadi masalah. 

Maka dari itu sang designer harus mampu menarik mata pengunjung website tersebut untuk melihat iklan anda. Jika begini hal yang happening sangat menjadi penting untuk menarik perhatian pengunjung. 

Kesimpulannya adalah, menjadi designer tidak segampang mempelajari photoshop, ilustrator, corel draw dan In design. Jauh dari situ daya eksplorasi pada satu masalah memang harus sangat tajam. Mari kita saling berbagi infomasi. 


Salam kreatif, 




@rie fabian 

Reaksi Tulisan :

0 comments:

Posting Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.