Iklan :

3 Agustus 2011

Rasa sebuah Design

Pernahkah anda memikirkan bahwa design itu juga mempunyai rasa.  Apa yang anda rasakan sewaktu anda melihat satu komposisi design ? Enak, tidak enak, atau anta (tidak merasakan apa-apa) ? 

Yah jika kita mengibaratkan sebuah makanan design itu seperti sebuah sajian makanan yang disuguhkan kepada kita. Kita bisa membayangkan rasa sebuah makanan ketika kita melihat satu sajian didepan mata kita. 

Biar bagaimanapun sebuah rasa akhirnya dapat mengsugesti kita untuk membayangkan bagaimana kita memakannya. Pasti enak, Pasti Tidak Enak, Pasti rasanya berantakan dan dari sugesti itu menimbulkan minat untuk mengejar satu produk itu sendiri. 








Inilah yang dinamakan rasa dari sebuah design. Dimana kita menilai sebuah keindahan itu melalui rasa. Sebenernya kita tidak pernah sadar bahwa design itu adalah berbicara mengenai rasa. Yang kita tahu kadang penilaian mutlak sebuah design hanya dengan kata bagus dan tidak bagus.

Lebih tepatnya kita menilai sebuah design adalah dengan enak dan tidak enak. Suatu contoh ilustrasi adalah demikian, Jika saya membuat sebuah design untuk anda dan anda berbicara itu adalah bagus yang sebenarnya adalah enak dan anda merasakan satu frekwensi yang sama tentang kelezatan tentang apa yang saya sajikan,  maka anda sudah tersugesti dengan kelezatan design yang saya presentasikan kepada anda. Nah tingkat duanya adalah bagaimana orang lain (calon konsumen anda) merasakannya ? pasti sama. 

Karena calon konsumen anda adalah anda sendiri. Kenapa bisa demikian ? ketika anda menentukan membangun sebuah usaha, anda sudah berada pada posisi anda dimana sekarang berdiri. Dan sebenarnya pada saat anda berdiri, anda dikelilingi orang yang berdiri disekitar koordinat anda. Ini ilmu klasifikasi humanity. Dan pada saat anda mulai membuka usaha maka orang yang pertama kali datang adalah orang yang berada pada sekitaran dari koordinat anda berdiri. 

Baru setelah itu  begitu anda ingin mengupgrade segment atau merencanakan sebuah segment,  anda akan mempelajari rasa dari sebuah segmen yang baru. Ketika anda mengupgrade segmen baru anda, maka anda dituntut untuk bisa mengenali siapa calon konsumen anda. Ketika anda mempelajari maka cara anda berkomunikasi juga pasti akan berbeda, cara anda memandang sebuah nilai juga pasti berbeda mengikuti calon segmen baru anda. 

Ketika anda mempelajari semua itu percaya tidak percaya anda berada pada koordinat baru yang tidak sengaja anda berjalan melangkah kepada koordinat baru. Maka secara memandang pun sudah memiliki perbedaan. Anda sekarang sudah satu koordinat dengan mereka melainkan anda sudah sama dengan mereka karena memang anda mempelajari mereka. 

Maka Equal nya adalah,  anda memang bagian dari mereka dan begitu anda merasakan design yang saya presentasikan kepada anda itu enak seharusnya segmen anda juga berbicara yang sama enaknya dengan anda. Jika ternyata mereka tidak berbicara sama maka anda gagal mengupgrade segmen anda. 

Mari kita bicarakan design dengan rasa, bukan hanya dengan harga. Sebuah harga yang murah hanya menghasilkan bahan racikan makanan yang standard,  tapi jika kita berikan kelonggaran tentang harga maka masakan akan lebih bervariasi dan banyak pilihan. 

Mari menghargai kelezatan berkreatifitas lewat karyanya, selamat berkreasi. 


@rie fabian.





Reaksi Tulisan :

2 comments:

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.