17 Mei 2015

Bercandaan Tentang Paradigma TV Cable


Selamat berkunjung lagi didalam blog saya, Arie Fabian. Bingung sama judulnya yah ?, jujurnya saya juga bingung sih, he he he he .... Jadi gini, tergelitik ketika jaringan internet saya mati dan saya dikunjungi dengan Teknisi penyedia internet tersebut. Saya berdialog dengan sang teknisi yang akhirnya sang teknisi itu pun mengamini. mau tau dialog apa itu, yuk simak deh dibawah ini. 


Dimulai dari obrolan layanan internet pada tahun 2001, saya masih ingat banget dimana saat itu, pembagian internet kebanyak PC merupakan satu kegiatan yang diharamkan oleh semua provider penyedia internet manapun, masih ingat gak ? 

Dan ternyata itupun tidak mengendurkan para pengguna dari jasa provider tersebut untuk melakukan praktek-praktek yang ilegal demi membagi internetnya kebeberapa PC. Sampai satu ketika, kegiatan itu akhirnya dimaklumkan dengan sebagian teknisi dengan catatan tidak terlalu mencolok. 

Tidak terlalu mencolok disini diartikan dengan kalimat begini "jangan banyak-banyak sharenya pak, nanti ketahuan sama pusat", setidaknya itulah yang dihimbau oleh para teknisi yang datang dan melihat ternyata internetnya di share kebeberapa PC atau komputer dirumah. 

Dan sepertinya para provider mengibarkan bendera putih, yang akhirnya membundling paket mereka dengan fasilitas wifi yang akhirnya bisa dishare semaunya yang mereka tekankan cuma bandwith. Jadi berfikirnya 1 Mbps mau di share 10 pc maka tidak akan cukup atau sama dengan Anda akan mendapatkan satu internet yang luambaaat banget karena 1 Mbps dibagi 10. 

Itu dengan Internet, sekarang ada lagi baru dengan TV Cable. Lucunya gini, ketika kita diberikan bonus TV Cable untuk sebuah paketan internet (Yang katanya bonus, padahal saya yakin itu ada biayanya yang mereka bundling dari paketan internet), kita cuma diberikan untuk satu TV. Dan jika kita memiliki 3 anak, maka kita harus membuat 3 Decoder ada dirumah Kita. 

Kasusnya hampir sama bukan ? 

Seharusnya bukan maksimal 5 TV bisa dipararelkan asal dengan paketan channel yang sama. Saya memang belum menyentuh faktor teknis apa bisa satu decoder dipararelkan untuk beberapa tv, atau bisa juga jangan dibebani dengan biaya yang sama saja kita beli 3 paketan internet plus TV, karena kita memerlukan 3 TV untuk 3 anak Kita. 

Kalau pada internet ada Wifi dan maka saya sangat yakin kedepan akan ada orang kita yang akan bikin alat supaya satu decoder itu dapat digunakan untuk beberapa TV asal dengan paketan channel yang sama. 

Misal, jika kita memang menggunakan paketan internet yang beserta channel TV 180 Channel, jika decoder bisa dipararelkan, maka TV yang lain juga bisa membuka 180 channel juga. Tanpa harus mengganggu TV-TV yang lainnya. 

Kenapa selalu mengambil satu celah untuk sebuah pelayanan menjadi tidak maksimal. Kenapa sudah hampir 3 tahun belakangan ini mereka seperti menunggu complain dari user bahwa tv yang mereka butuhkan lebih dari 1 ternyata. 

Bukannya seharusnya bisa dibuat satu pelayanan satu decoder untuk beberapa TV ? 

Karena gini, pada saat kita membeli sebuah langganan TV Cable yang kita beli channelnya, alias kita bisa menonton Channel yang kita ingin beli. Jadi logikanya berapa pun TV nya harusnya Channelnya Sama yang bisa kita tonton. 

Saya yakin, para provider bukan berjualan Decoder ?, bener gak ? 

Apa memang mereka sebenarnya berjualan decodernya ? 

Nah sedangkan decodernya selesai kita berlangganan akan diambil kembali. Jadi gimana tuh menurut Bapak ? (tanya saya kepada teknisi tersebut) 

"Iya, yah Pak ..... " 

Ha ha ha ha ha ha ha ........... saya tertawa melihat ekspresinya, tapi saya ingatkan ini bukan sebuah perdebatan serius sampai naik suara falseto yang tinggi tonesnya yah. Ini cuma diskusi tukang cendol, menghabiskan waktu saya sambil menunggu adzan magrib. 


Menurut Anda bagaimana ? 









@rie fabian -











2 komentar:

  1. Hahaha, gimana kalo sama salesnya?

    BalasHapus
  2. He he he he .... Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya ....

    BalasHapus

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.