Iklan :

25 Juni 2012

Teknik Mencetak Photogravure


Proses percetakan photogravure seringkali disebut juga dengan proses 'rotogravure' (karena ia menggunakan rotor atau sebuah silinder putar yang lazim disebut sleeves) atau 'colourgravure' (karena bisa menghasilkan warna-warna yang serba cemerlang). 

Apabila dibandingkan dengan proses pencetakan letterpress dan Lithografi, proses pencetakan photogravure ini memiliki beberapa kekhusususan. Ada dua kelas dalam proses pencetakan photogravure ini, yang pertama adalah photogravure kelas tinggi yang digunakan untuk mencetak perangko, ijazah, materai, dan objek cetakan yang bernilai tinggi lainnya.

Adapun yang kedua ini biasanya digunakan untuk produksi percetakan kelas biasa yang biayanya lebih murah. Tekhnologi yang kedua ini biasanya digunakan untuk percetakan masal seperti majalah kelas dunia yang memiliki tiras hingga jutaan eksemplar dan sejumlah koran atau terbitan mingguan yang terkemuka. 

Meskipun proses photogravure ini terhitung teknologi yang paling canggih, ternyata majalah yang paling digemari dan populer diinggris adalah majalah yang dicetak menggunakan proses lithography bukannya photogravure. 

Namun tentu saja itu bukan berarti bahwa proses photogravure tidak memiliki keunggulan. Kelebihan dari photogravure ini adalah pada kemampuannya untuk mencetak secara besar-besaran dalam waktu cepat tanpa mengalami penurunan kualitas. Dengan demikian, teknologi photogravure ini memang sangat cocok untuk membuat majalah atau kalender kelas atas dalam jumlah yang sangat besar. 

Untuk biaya cetakan dengan proses photogravure ini memang tergolong sangat mahal, maka dari itu ini diperuntukkan kepada cetakan yang masal tiras jutaan eksemplar. 

Dicetak menggunakan Proses Photogravure 




Salam Kreatif, 


@rie fabian 


Reaksi Tulisan :

0 comments:

Posting Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.