Iklan :

23 September 2011

Perangko Merupakan Satu Manifestasi Grafis dari Sebuah Peradaban


Satu hal yang tidak bisa dipungkiri kembali dimana satu pencitraan dari sebuah peradaban bangsa dimanifestasikan kedalam sebuah media yang bernama perangko. Perangko pada jaman dahulu kala menjadi satu hal yang sangat mobile dan selalu bergerak. 

Ini bisa disebut sebagai poster kecil yang sangat tinggi tingkat awarness nya. Bahkan pada dunia luar beberapa perusahaan besar menggunakan media ini untuk mengabadikan beberapa produknya. Nah jika kita melihat satu perjalanan dari seni prangko diindonesia kita tentu bisa melihat betapa banyaknya sejarah yang tercipta dalam media tersebut.

Mulai dari peradaban kepresidenan pertama kita sampai dengan pencitraan sebuah hewan-hewan langka yang pertanda pada saat itu Indonesia sedang menggalakkan itu. Ini adalah penanda jaman, ini adalah barometer pergerakan suatu bangsa, evolusi perjalanan sebuah peradaban didalam bangsa. 


Bahkan ada beberapa hal pencitraan tentang bangsa kita sering juga dituangkan kedalam media ini. Ini menandakan bangsa kita memang peka terhadap visualisasi dan memang peduli tentang mengabadikan satu kejadian yang bersejarah. 

Prangko ini diambil dari bahasa latin yaitu frangco, adalah secarik kertas perekat sebagai bukti telah melakukan pembayaran untuk jasa layanan pos, seperti halnya mengirim surat. Perangko ini dikenalkan pada tanggal 1 Mei 1840 di Britania raya sebagai reformasi pos oleh Rowland Hill. 

Sedangkan di Indonesia itu sendiri kebijakan perangko dituangkan didalam kebijakan Direktur Jendral Pos dan Telekomunikasi pada saat itu. Dalam perangko ini tidak sembarang karya bisa masuk kedalam sebuah perangko dan harus sesuai dengan kebijakan yang tertera diatas. 

Perangko pertama kali ada di Indonesia adalah pada tanggal 12 Juli 1957, bertepatan dengan hari koperasi di Negara kita. Pada saat itu karya Grafis yang ada juga menampilkan sebuah moment pada tanggal 12 Juli 2957 itu sendiri, yang dilambangkan dengan Petani serta padi dan kapas. 



Pada jaman dahulu kala perangko ini ada yang dikoleksi karena banyak tertuang sejarah tersebut. Beberapa orang menganggap ini bisa menjadi pertanda budaya dan sejarah dalam satu jaman pada sebuah bangsa. Maka ada beberapa dari mereka yang memang mengkoleksi untuk memenuhi keinginan pribadinya dan ada pula yang ingin mengkomersilkannya.

Inilah satu peradaban yang dianggap sangat penting bagi sebuah karya grafis. Dimana kita bisa melihat sebuah karya akan mahal sekali harganya ketika kita berbicara sebuah sejarah dari karya tersebut. Semakin banyak karya yang tertuang kedalam lintas media yang menceritakan tentang sejarah dan budaya peradaban maka kita bisa mempelajari dengan seksama hal tersebut melalui sebuah karya. 

Perangko Pertama Kali Di Indonesia.


Salam Kreatif,



@rie fabian 






0 comments:

Posting Komentar

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.